Dokumenter keluarga · seluruh Indonesia

Video Biografi Legacy
untuk Kisah Hidup yang Layak Diwariskan

Suara, wajah, dan cerita orang yang Anda sayangi, direkam dengan sabar lalu disusun menjadi film 5 sampai 60 menit yang bisa ditonton cucu dan cicitnya kelak.

4.9· 165 ulasan💰 Rp 8.500.000

Atau chat langsung via WhatsApp →

Video Biografi Legacy untuk Kisah Hidup yang Layak Diwariskan
4.9 · 165 ulasan
4,9/5
dari 165 ulasan keluarga
5–60 menit
pilihan durasi film
2 minggu–6 bulan
masa produksi sesuai paket

Apa itu video biografi legacy

Satu kehidupan, dirangkum menjadi film yang bisa diputar ulang

Satu kehidupan, dirangkum menjadi film yang bisa diputar ulang

Sebuah video biografi legacy merekam perjalanan hidup seseorang, umumnya ayah, ibu, kakek, atau nenek, lewat wawancara panjang di rumahnya, arsip foto dan kaset lama, serta kesaksian anak-cucu, lalu menyuntingnya menjadi dokumenter keluarga berdurasi 5 hingga 60 menit. Keluarga di kota mana pun di Indonesia bisa memesannya, karena kru yang berangkat ke rumah beliau. Paket termurahnya bernilai Rp 8.500.000, menghasilkan film pendek dengan masa produksi 2–3 minggu.

Yang paling sering menghubungi kami adalah anak-anak yang sedang menyiapkan ulang tahun ke-70 atau ke-80 orang tuanya, pasangan yang merayakan pernikahan emas, dan keluarga pemilik usaha yang ingin merekam cerita pendirinya sebelum tongkat estafet berpindah. Ada juga yang datang dengan rasa mendesak: kesehatan beliau mulai menurun, ingatannya kadang hilang-timbul, dan keluarga sadar bahwa suara itu belum pernah direkam dengan layak.

Slideshow foto menampilkan wajah dari masa ke masa. Film biografi menambahkan hal-hal yang tidak tertangkap foto: logat bicara, jeda sebelum menyebut nama saudara yang sudah tiada, tawa kecil ketika mengenang masa merantau tanpa uang. Sepuluh tahun lagi, justru detail semacam itulah yang paling dicari cucu-cucunya.

Film yang baik berdiri di atas kekhususan. Harga beras waktu beliau pertama kali bekerja, nama guru SD yang galak, rute sepeda ke pasar, bau dapur rumah lama. Karena itu sebagian besar kerja kami terjadi sebelum kamera menyala: riset bersama keluarga, menyusun garis waktu hidup, dan mengumpulkan arsip yang tersebar di lemari banyak rumah.

Produksinya berjalan lintas kota. Tim berangkat dari studio kami di Jogja ke rumah beliau, karena orang tua paling lepas bercerita di kursinya sendiri, di ruang tamu yang ia kenal, dan dikelilingi barang-barang yang memancing ingatan.

01

Wawancara adalah tulang punggungnya

Beliau diwawancarai dalam beberapa sesi pendek, dengan daftar pertanyaan hasil riset bersama keluarga, supaya cerita mengalir tanpa beliau merasa diuji.

02

Arsip lama dihidupkan kembali

Foto cetak, surat, ijazah, kaset Handycam, dan film seluloid dipindai atau didigitalkan, lalu dirangkai bersama wawancara sebagai bukti visual cerita.

03

Suara keluarga melengkapi

Anak, cucu, sahabat lama, atau rekan kerja memberi sudut pandang yang tidak bisa beliau ceritakan tentang dirinya sendiri.

04

Dua keluaran, dua kegunaan

Film final untuk ditonton bersama. Pada Heritage Premium dan Generational Saga, keluarga juga menerima rekaman wawancara utuh beserta transkripnya, arsip yang nilainya justru naik seiring waktu.

Paket & Harga

Empat skala produksi, dari satu hari rekam di rumah sampai kisah tiga generasi

Perbedaan utama antarpaket ada pada lama riset, jumlah narasumber, luas pengambilan gambar di luar rumah, dan kedalaman pengolahan arsip.

Personal Mini Legacy

Satu tokoh, satu hari rekam, cocok untuk kado ulang tahun yang tenggatnya dekat.

Mulai dari

Rp 8.500.000

⏱️ Film 5–10 menit, produksi 2–3 minggu👤 1 director + 1 videografer + 1 sound recordist
  • Konsultasi keluarga dan penyusunan garis waktu hidup
  • Daftar pertanyaan wawancara yang disetujui keluarga
  • Umumnya satu hari pengambilan gambar di rumah beliau (dikonfirmasi saat booking)
  • Wawancara utama direkam dengan mikrofon klip dan sudut kamera yang ditata director
  • Wawancara pendamping dengan anggota keluarga bila diperlukan, disepakati saat booking
  • Foto lama yang dipilih keluarga ikut dipindai, banyaknya ditetapkan ketika booking
  • Gambar pendukung suasana rumah, tangan, dan benda kenangan
  • Musik latar berlisensi
  • Teks bahasa Indonesia untuk bagian berbahasa daerah
  • Revisi penyuntingan, umumnya 2 putaran (dikonfirmasi saat booking)
  • File MP4 1080p siap putar dan tautan tonton pribadi

Cocok untuk: Ulang tahun ke-60 atau ke-70, kado pensiun, atau keluarga yang butuh film selesai dalam hitungan minggu.

PILIH PAKET INI
Paling Populer

Family Legacy

Paket yang kami sarankan untuk kebanyakan keluarga: cukup ruang untuk cerita beliau dan suara anak-cucu.

Mulai dari

Rp 18.500.000

⏱️ Film 10–20 menit, produksi 4–6 minggu👤 1 director + 1 DP + 1 videografer + 1 sound + 1 editor
  • Pra-wawancara lewat telepon atau video call sebelum hari rekam
  • Riset keluarga dan naskah alur cerita
  • Umumnya dua hari pengambilan gambar (dikonfirmasi saat booking)
  • Wawancara beliau dalam beberapa sesi pendek
  • Wawancara beberapa anggota keluarga atau sahabat, jumlahnya disepakati saat booking
  • Pengambilan gambar di tempat bermakna di luar rumah, dipilih bersama keluarga
  • Foto, surat, dan dokumen keluarga dipindai sebanyak yang ditetapkan ketika booking
  • Digitalisasi kaset video lama milik keluarga
  • Penataan cahaya dan warna oleh DP
  • Grafis garis waktu dan nama tempat
  • Teaser vertikal pendek untuk grup keluarga
  • Revisi penyuntingan, umumnya 3 putaran (dikonfirmasi saat booking)
  • File master resolusi tinggi, MP4 1080p, dan tautan tonton pribadi

Cocok untuk: Ulang tahun ke-80, pernikahan emas, atau keluarga besar yang ingin semua cabangnya ikut bersuara.

PILIH PAKET INI

Heritage Premium

Dokumenter utuh dengan perjalanan ke kampung halaman dan pengolahan arsip mendalam.

Mulai dari

Rp 38.500.000

⏱️ Film 20–40 menit, produksi 8–12 minggu👤 1 director + 1 DP + 2 videografer + 2 sound + 1 editor + 1 colorist
  • Riset mendalam dan wawancara pendahuluan dengan beberapa kerabat
  • Beberapa hari pengambilan gambar, termasuk kunjungan kampung halaman (jumlah hari dikonfirmasi saat booking)
  • Wawancara dengan lebih banyak narasumber, dari kerabat dekat sampai sahabat lama
  • Rekonstruksi ringan suasana masa lalu memakai benda dan lokasi asli
  • Pemindaian arsip dalam jumlah wajar, termasuk restorasi foto rusak
  • Digitalisasi kaset video dan film seluloid lama
  • Pewarnaan sinematik oleh colorist
  • Tata suara dan mixing akhir
  • Teks dua bahasa untuk kerabat di luar negeri
  • Teaser vertikal dan versi pendek film
  • Rekaman wawancara utuh beserta transkripnya
  • File master, versi siap proyektor, dan flashdisk dalam kotak kenangan

Cocok untuk: Tokoh dengan perjalanan panjang lintas kota, keluarga perantau, atau film yang akan diputar di acara besar.

PILIH PAKET INI

Generational Saga

Kisah tiga generasi atau sejarah pendiri usaha keluarga, digarap seperti film dokumenter panjang.

Mulai dari

Rp 85.000.000

⏱️ Film 40–60 menit, produksi 4–6 bulan👤 Tim dedicated 8–12 orang
  • Periset dan penulis naskah yang bekerja bersama keluarga selama pra-produksi
  • Pengambilan gambar bertahap di beberapa kota
  • Wawancara lintas generasi, dari pendiri sampai cucu
  • Pengumpulan arsip dari kerabat, kantor usaha, dan dokumen lama
  • Animasi peta perjalanan dan silsilah keluarga
  • Pewarnaan, tata suara, dan musik yang digubah khusus
  • Versi film utuh, versi ringkas, dan potongan per bab
  • Arsip digital keluarga yang tertata beserta transkrip lengkap
  • Tim hadir mendampingi pemutaran perdana, di rumah keluarga atau di acara perusahaan

Cocok untuk: Keluarga pemilik usaha menjelang pergantian generasi, atau keluarga besar yang ingin satu sejarah bersama.

PILIH PAKET INI

* Harga adalah titik awal. Biaya perjalanan dan akomodasi tim untuk lokasi di luar Jogja dihitung terpisah sesuai kota tujuan dan dikonfirmasi saat booking. Kalau kondisi kesehatan beliau membuat waktu terasa sempit, sampaikan sejak awal: sesi wawancara bisa didahulukan, penyuntingan menyusul.

Belum yakin paket mana? Chat WA tim Fotofusi →

Yang Kamu Dapat

Yang diterima keluarga di akhir produksi

Film untuk ditonton hari ini, arsip untuk puluhan tahun ke depan. Isi persisnya mengikuti paket, dan tiap butir di bawah menyebut paket mana yang mendapatkannya.

01

Film final dalam beberapa format

Semua paket menerima MP4 1080p untuk laptop dan TV. Mulai Family Legacy ada tambahan file master resolusi tinggi untuk disimpan, dan Heritage Premium ke atas juga mendapat versi siap proyektor untuk pemutaran di acara.

02

Tautan tonton pribadi

Berlaku di semua paket. Tautan tertutup ini bisa dibagikan ke kerabat jauh dan menjaga kualitas gambar, karena video yang dikirim langsung lewat WhatsApp dikompres berat.

03

Teaser vertikal

Mulai Family Legacy: potongan pendek berformat 9:16 untuk grup keluarga dan status, berguna sebagai undangan menonton sebelum pemutaran.

04

Rekaman wawancara utuh

Pada Heritage Premium dan Generational Saga, seluruh jawaban beliau diserahkan tanpa dipotong, lengkap dengan transkrip. Banyak keluarga menganggap bagian inilah yang paling berharga beberapa tahun kemudian.

05

Teks dan terjemahan

Cerita dalam bahasa Jawa, Sunda, Batak, Minang, Hokkien, atau bahasa daerah lain diberi teks bahasa Indonesia di semua paket, agar cucu yang tidak lagi fasih tetap bisa mengikuti. Teks dua bahasa untuk kerabat di luar negeri tersedia mulai Heritage Premium.

06

Arsip foto dan dokumen digital

Foto dan dokumen yang dipindai dikembalikan dalam folder tertata per dekade, lengkap dengan keterangan nama dan tahun yang dikumpulkan saat riset.

Proses Kerja

Alur produksi, dari obrolan pertama sampai pemutaran

Tiap langkah dirancang supaya beliau tidak kelelahan dan keluarga tetap memegang kendali atas isi cerita.

1–3 hari

Obrolan dengan keluarga

Kami mendengar dulu: siapa beliau, untuk acara apa, siapa yang akan menonton, dan bagian hidup mana yang ingin ditonjolkan atau justru dilewati. Dari sini ditentukan paket dan tanggal.

1–3 minggu

Riset dan garis waktu

Keluarga mengisi garis waktu sederhana: tahun lahir, sekolah, merantau, menikah, pekerjaan, rumah-rumah yang pernah ditinggali. Director menyusun daftar pertanyaan dan mengirimkannya untuk disetujui.

berjalan paralel

Mengumpulkan arsip

Foto dan dokumen dikumpulkan dari lemari banyak rumah. Kaset dan film lama didigitalkan. Tiap foto ditanyakan keterangannya selagi ingatan masih ada.

1–4 hari

Hari wawancara

Dijadwalkan pagi, saat energi orang tua biasanya paling baik. Wawancara dipecah dalam sesi 45–60 menit dengan jeda istirahat, makan, dan minum obat sesuai jadwal beliau.

sesuai paket

Gambar pendukung

Tangan yang merajut atau menulis, kebun, bengkel, dapur, sekolah lama, jalan kampung. Untuk paket besar, tim ikut beliau pulang ke kampung halaman.

2 minggu–beberapa bulan

Penyuntingan dan tinjauan keluarga

Editor menyusun alur cerita, lalu keluarga menonton draf dan memberi catatan. Bagian yang sensitif bisa dibicarakan ulang sebelum film dikunci.

hari H

Serah dan pemutaran

File diserahkan lewat tautan pribadi dan unduhan. Pada Generational Saga, tim mendampingi pemutaran perdana dan menguji proyektor, layar, serta pengeras suara di lokasi sebelum tamu datang. Untuk paket lain, file diserahkan siap putar dan pemutarannya diatur keluarga.

Kenapa Pilih Fotofusi

Hal-hal yang kami pelajari dari merekam kisah orang tua

Wawancara dengan orang lanjut usia menuntut cara kerja yang berbeda dari syuting biasa.

01

Suara diurus sejak awal

Kipas angin, AC, jam dinding, ayam tetangga, dan suara motor adalah musuh wawancara di rumah. Sound recordist memeriksa ruangan sebelum kamera dipasang, dan jadwal disesuaikan dengan waktu azan serta keramaian jalan.

02

Pertanyaan yang membuka ingatan

Pertanyaan konkret seperti rumah pertama Bapak dulu dindingnya apa, lebih mudah dijawab daripada pertanyaan besar tentang makna hidup. Dari detail kecil itulah cerita panjang biasanya keluar sendiri.

03

Beliau boleh berhenti kapan saja

Ada kenangan yang berat: kehilangan anak, masa sulit ekonomi, konflik keluarga. Beliau berhak melewati pertanyaan apa pun, dan keluarga menentukan apa yang masuk film.

04

Pendamping yang dikenal beliau

Bila beliau lebih nyaman bercerita kepada cucu atau anaknya, anggota keluarga itu duduk sebagai pewawancara dan director memandu dari belakang kamera.

05

Kamera yang tidak mengintimidasi

Peralatan dipasang sebelum beliau masuk ruangan, lampu dibuat lembut, dan kru yang berada di ruangan dibatasi supaya suasananya tetap seperti mengobrol.

06

Arsip dirawat dengan hati-hati

Foto asli tidak dibawa pulang tanpa izin. Pemindaian bisa dilakukan di rumah keluarga, dan album lama dikembalikan dalam urutan semula.

FAQ

Pertanyaan
Umum

9 pertanyaan yang sering ditanyakan klien wedding photography Jogja.

Anggarannya berkisar dari Rp 8.500.000 untuk paket Personal Mini Legacy (film 5–10 menit) sampai mulai Rp 85.000.000 untuk Generational Saga yang menggarap kisah beberapa generasi. Karena kru berangkat dari Jogja, keluarga di kota lain perlu menambahkan ongkos perjalanan dan penginapan tim, yang dihitung per kota tujuan. Dua hal yang paling menggeser anggaran adalah berapa orang yang ingin didengar suaranya dan apakah film perlu ikut pulang ke kampung halaman beliau.

Film terpendek selesai dalam 2–3 minggu, sedangkan dokumenter lintas generasi memakan 4–6 bulan. Kalau tanggal ulang tahunnya sudah pasti, idealnya keluarga menghubungi kami sekitar dua bulan lebih awal untuk paket Family Legacy, apalagi bila rumah beliau di luar Jawa dan jadwal penerbangan kru perlu diatur. Tenggat yang mepet masih bisa dikejar dengan paket Mini, asalkan wawancaranya bisa segera dijadwalkan.

Bisa, dan kebanyakan orang tua memang begitu pada awalnya. Kami membuka sesi dengan obrolan santai tanpa merekam, memulai pertanyaan dari hal ringan seperti masa kecil, dan membatasi jumlah kru di ruangan. Begitu ceritanya mulai mengalir, biasanya beliau tidak lagi memikirkan kamera.

Biarkan beliau bercerita dalam bahasa yang paling nyaman. Cerita terasa paling hidup dalam bahasa ibu. Kami menambahkan teks bahasa Indonesia, dan pada paket tertentu juga teks bahasa Inggris untuk kerabat di luar negeri.

Tiga hal: garis waktu hidup beliau sesederhana apa pun, kumpulan foto dan dokumen lama beserta siapa yang ada di foto itu, dan daftar cerita keluarga yang sering diulang di meja makan. Pakaian beliau cukup yang sehari-hari dipakai dan disukai, sebaiknya polos tanpa motif garis rapat yang bergetar di kamera.

Dahulukan wawancara, urusan lain bisa menyusul. Kami bisa menjadwalkan sesi rekam lebih cepat dan lebih pendek, bahkan di kamar beliau, lalu mengerjakan riset arsip dan penyuntingan setelahnya. Rekaman suara beliau adalah bagian yang tidak bisa diulang.

Untuk diputar di acara keluarga tertutup, lagu kesukaan bisa dibahas bersama. Untuk film yang akan diunggah ke YouTube atau media sosial, kami memakai musik berlisensi atau musik gubahan khusus, karena lagu komersial hampir pasti terkena klaim hak cipta dan videonya bisa diblokir.

Bisa. Keluarga menonton draf lalu memberi catatan tentang urutan, nama, tahun, atau bagian yang terlalu pribadi. Jumlah putaran revisi umumnya dua sampai tiga, tergantung paket, dan dikonfirmasi saat booking.

Simpan di tiga tempat: satu salinan di laptop keluarga, satu di hard disk atau flashdisk yang disimpan terpisah, dan satu di penyimpanan awan. Bagikan juga ke beberapa cabang keluarga. Flashdisk saja tidak cukup, karena media fisik bisa rusak dalam beberapa tahun.

Area Layanan

Tim datang ke rumah beliau, di kota mana pun

Orang tua paling nyaman bercerita di rumahnya sendiri, jadi kami yang berangkat. Studio fisik kami ada di Jogja; untuk kota lain, tim dan peralatan dibawa ke lokasi.

Jogja dan sekitarnya

Studio di Nogotirto, Gamping, bisa dipakai untuk pemindaian arsip dan sesi wawancara bila rumah keluarga terlalu bising.

Pulau Jawa

Perjalanan darat dari Jogja, cocok untuk paket dengan kunjungan kampung halaman di beberapa kota.

Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi

Tim terbang dengan peralatan ringkas; jadwal disusun agar wawancara dan gambar pendukung selesai dalam satu kunjungan.

Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua

Dapat dijadwalkan dengan perencanaan lebih awal karena rute penerbangan dan pengiriman peralatan.

Rekam ceritanya selagi beliau masih bisa menceritakannya sendiri