Kota Yogyakarta
Kotagede (kawasan perak dan heritage)
Lorong sempit, rumah lama, dan bengkel perak memberi latar kuat untuk cerita perajin, warisan keluarga usaha, atau produk buatan tangan.
Waktu terbaik: Pagi, sebelum lorong ramai
Kami menulis naskah bersama Anda, menyiapkan sutradara, crew, dan lokasi di Jogja, lalu merekam dan menyunting film pendek berdurasi 15 detik sampai 5 menit untuk brand, kedai, atau perajin. Paket dipesan lewat formulir atau WhatsApp.

Jawaban singkat
Short story sinematik di Jogja adalah film kecil tentang seseorang di kota ini, perajin, pemilik kedai, perantau, yang masalahnya berujung pada produk atau lembagamu. Kami menulis ceritanya bersamamu, merekamnya di lorong kampung, bengkel, pantai, atau studio Nogotirto di Sleman, lalu menyuntingnya menjadi film siap tayang. Harga dimulai Rp 3.500.000.
Bedanya dengan video promosi biasa ada di urutan kerjanya. Video promosi dimulai dari produk: produk disorot, keunggulannya disebut, lalu ajakan membeli. Short story dimulai dari orang yang punya masalah, dan produkmu muncul sebagai bagian dari jalan keluarnya. Karena itu tiap paket kami selalu memuat peran penulis atau sutradara, sebab naskahlah yang menentukan apakah penonton bertahan sampai detik terakhir.
Jogja memberi banyak bahan untuk cerita semacam ini. Perajin perak di Kotagede, gerabah Kasongan, kedai kecil di sekitar Malioboro, mahasiswa yang merantau ke UGM atau UNY: semuanya punya ketegangan kecil yang bisa dijadikan adegan. Tugas kami menemukan ketegangan yang paling dekat dengan produkmu, lalu memadatkannya ke durasi yang cocok untuk platform tempat video itu akan tayang.
Hasil akhirnya satu film utama beserta potongan turunan sesuai paket, dengan rasio yang disesuaikan untuk Reels, TikTok, YouTube, atau layar presentasi.
Setiap paket berangkat dari sinopsis dan naskah yang kamu setujui sebelum kamera menyala.
Kami memilih tempat yang memperkuat cerita, dari lorong Kotagede sampai pantai di selatan.
Film utama bisa dipecah menjadi potongan pendek untuk feed dan iklan berbayar.
Cocok untuk
Format ini paling berguna saat produkmu butuh konteks agar dipahami, atau saat mereknya punya cerita yang belum pernah diceritakan dengan baik. Berikut enam keadaan yang membuat format ini masuk akal.
Cincin perak dari Kotagede atau vas dari Kasongan terasa lebih berharga saat penonton melihat tangan yang membuatnya dan alasan di balik bentuknya. Cerita tentang perajin, murid, atau pembeli pertama biasanya cukup dalam 60-90 detik.
Tempat makan di sekitar Malioboro atau penginapan di Sleman menjual pengalaman. Cerita tentang pelanggan yang datang dengan satu alasan lalu pulang dengan alasan lain membuat orang ingin datang sendiri.
Saat ada peluncuran, film 2-3 menit bisa menjadi pusat kampanye, lalu dipecah menjadi potongan pendek untuk iklan. Paket Eksklusif dirancang untuk kebutuhan ini.
Unit kegiatan mahasiswa dan komunitas film di sekitar ISI Yogyakarta di Sewon bisa memakai film pendek untuk membuka pendaftaran anggota, mengajak donatur, atau membuka acara tahunan mereka.
Kalau kontenmu selama ini direkam sendiri dengan ponsel, satu short story bernaskah bisa menjadi video jangkar di profil yang menunjukkan kualitas akunmu.
Program pelatihan, beasiswa, atau layanan sosial lebih mudah dipahami lewat satu tokoh yang mengalaminya daripada lewat daftar angka.
Cara booking
Setengah pekerjaan terjadi sebelum hari syuting. Inilah urutan yang kami pakai untuk setiap cerita.
Kami menanyakan siapa penontonmu, di platform mana video akan tayang, dan satu hal yang harus diingat penonton sesudah menonton. Dari situ durasi dan paket biasanya sudah terlihat.
Writer/director menyusun dua atau tiga sudut cerita dalam satu paragraf masing-masing. Kamu memilih satu, atau menggabungkan bagian yang kamu suka.
Sudut terpilih ditulis menjadi naskah lengkap dengan dialog atau narasi, daftar shot, dan kebutuhan properti. Revisi naskah dilakukan di tahap ini karena mengubah cerita sesudah syuting jauh lebih mahal.
Tim mengecek lokasi pada jam syuting yang direncanakan, mengurus izin tempat, dan untuk paket Premium ke atas menyiapkan aktor atau talent yang cocok dengan tokohnya.
Adegan direkam mengikuti daftar shot, dengan cadangan pengambilan untuk bagian yang paling menentukan. Audio dialog direkam terpisah bila paketnya memuat audio engineer.
Editor menyusun potongan pertama, lalu warna dan musik disesuaikan dengan suasana cerita. Kamu menerima draf untuk dikomentari sebelum versi akhir dikunci.
Film utama dan potongan vertikal dikirim dalam format siap unggah, disertai saran potongan mana yang cocok dijadikan iklan.
Paket & harga
Setiap tingkat menambah durasi cerita, jumlah orang di tim, dan kedalaman produksinya. Harga di bawah adalah titik awal.
| Paket | Harga | Durasi | Crew | Cocok untuk |
|---|---|---|---|---|
| Basic | Mulai dari Rp 3.500.000 | Short story 15-30 detik | 1 videografer + 1 writer/director | Kedai, perajin, atau kreator yang ingin mencoba format bercerita dengan satu video. |
| StandardTerlaris | Mulai dari Rp 6.500.000 | Cinematic short 60-90 detik | 1 DOP + 1 writer/director + 1 assistant | UMKM dan brand yang butuh satu video jangkar untuk profil dan iklan. |
| Premium | Mulai dari Rp 12.000.000 | Cinematic short film 2-3 menit | 1 DOP + 1 director + 2 actor/talent + 1 audio engineer + 1 motion designer | Brand yang ingin cerita dengan dialog dan tokoh yang meyakinkan. |
| Eksklusif | Mulai dari Rp 22.000.000 | Cinematic short film 3-5 menit + campaign | Tim 10-12 orang (DOP, director, actor, crew, motion designer, editor) | Peluncuran produk, kampanye tahunan, atau film profil lembaga. |
Satu adegan, satu pesan, pas untuk Reels dan TikTok.
Cerita utuh dengan awal, konflik, dan penutup.
Film pendek dengan aktor, dialog bersih, dan grafis bergerak.
Film pendek sebagai pusat kampanye, lengkap dengan turunannya.
Angka di tabel adalah titik berangkat. Begitu naskah disetujui, kami sudah tahu berapa lokasi, pemeran, dan hari syuting yang dibutuhkan, dan dari situ angka akhirnya disepakati.
Cara harga dihitung
Empat tingkat paket memberi patokan kasar. Di dalam satu tingkat, angkanya bergerak karena beberapa keputusan cerita yang bisa kamu atur sendiri sejak naskah ditulis.
| Faktor | Pengaruhnya pada harga |
|---|---|
| Durasi cerita | Cerita 15-30 detik cukup satu adegan. Film 2-3 menit butuh beberapa adegan, perpindahan tempat, dan waktu sunting yang jauh lebih panjang. |
| Jumlah tokoh dan pemeran | Memakai pemilik usaha atau karyawanmu sendiri menekan biaya. Aktor dan talent yang disiapkan tim masuk mulai paket Premium. |
| Jumlah lokasi dan jarak tempuh | Satu lokasi di kota atau di studio Nogotirto paling ringan. Menggabungkan Kotagede pagi hari dan pantai di Bantul sore hari berarti perpindahan tim dan hari yang lebih panjang. |
| Dialog dan suara | Narasi yang direkam terpisah lebih sederhana. Dialog yang direkam langsung di lokasi butuh audio engineer dan lokasi yang cukup tenang. |
| Grafis dan teks bergerak | Logo bergerak, infografis, atau judul animasi dikerjakan motion designer dan menambah waktu pascaproduksi. |
| Jumlah potongan turunan | Satu film utama berbeda bebannya dengan film utama plus rangkaian potongan iklan dalam tiga rasio. |
Contoh: kedai kopi di dekat Malioboro ingin cerita 60-90 detik tentang pelanggan yang datang untuk menumpang kerja. Naskah dengan narasi, satu lokasi, pemeran dari karyawan kedai, dan dua potongan teaser cukup ditangani paket Standard. Bila ceritanya diubah menjadi dialog dua tokoh dengan aktor, kebutuhan itu pindah ke Premium.
Panduan lokasi
Lokasi dipilih dari ceritanya: tempat yang memperkuat tokoh dan masalahnya. Beberapa tempat di bawah membutuhkan izin atau jam kunjungan tertentu, dan tim mengeceknya saat survei.
Kota Yogyakarta
Lorong sempit, rumah lama, dan bengkel perak memberi latar kuat untuk cerita perajin, warisan keluarga usaha, atau produk buatan tangan.
Waktu terbaik: Pagi, sebelum lorong ramai
Bantul
Tanah liat, tungku, dan deretan gerabah cocok untuk cerita tentang proses dan kesabaran. Adegan tangan yang membentuk tanah liat terlihat jelas di kamera.
Waktu terbaik: Pagi sampai menjelang siang
Kota Yogyakarta
Pilihan untuk cerita tentang pertemuan, perantau, atau pelanggan tetap. Syuting di dalam kedai paling tenang dilakukan di luar jam ramai.
Waktu terbaik: Pagi sebelum buka atau malam sesudah tutup
Sleman
Dinding batu yang besar memberi gambar lebar untuk adegan pembuka, perjalanan, atau momen tokoh mengambil keputusan.
Waktu terbaik: Sore menjelang matahari terbenam
Bantul
Pasir luas dan ombak selatan cocok untuk adegan penutup yang emosional. Angin kencang membuat dialog lebih aman direkam sebagai narasi.
Waktu terbaik: Sore hari
Kulonprogo
Pemandangan dari ketinggian untuk cerita tentang tujuan, liburan, atau jarak. Perjalanan dari kota perlu dihitung dalam jadwal.
Waktu terbaik: Pagi berkabut atau sore
Sleman
Untuk adegan dalam ruang yang butuh cahaya terkendali, pengambilan produk, pembacaan naskah bersama pemeran, atau rekaman narasi.
Waktu terbaik: Kapan saja, cahaya diatur
Cahaya & musim
Suasana film pendek sangat bergantung pada cahaya, dan cahaya di Jogja berubah cepat dalam sehari. Jadwal syuting kami susun dari adegan yang paling membutuhkan cahaya tertentu.
Pagi, sekitar 06.00-08.30
Lorong Kotagede dan kampung perajin masih sepi, dan cahaya miring membuat tekstur dinding serta wajah terlihat hangat. Waktu ini cocok untuk adegan pembuka.
Siang, sekitar 10.00-14.00
Sekitar tengah hari, rongga mata tokoh jadi gelap dan aspal Malioboro memantulkan silau. Jam ini kami pakai untuk adegan di dalam kedai, bengkel perajin, atau studio Nogotirto.
Sore, sekitar 16.00-17.45
Tebing Breksi dan pasir Parangtritis berwarna jingga menjelang magrib. Jendela ini cuma sekitar satu jam, maka shot penutup cerita kami rekam pertama kali begitu matahari rendah.
Malam
Cerita tentang perantau atau pertemuan sering lebih hidup di malam hari. Tim membawa lampu tambahan agar wajah tetap terbaca.
Bulan-bulan hujan
Saat hujan sering turun sore hari, adegan luar dipindah ke pagi. Hujan yang tertangkap kamera kadang justru memperkuat cerita, selama alat terlindungi.
Rencana cadangan
Film pendek punya lebih banyak bagian bergerak daripada sesi foto: pemeran, dialog, lokasi, dan cuaca. Setiap risiko di bawah punya rencana yang disiapkan sejak naskah ditulis.
Kalau terjadi
Yang kami lakukan
Setiap adegan luar punya jam cadangan atau versi dalam ruang yang sudah ditulis di naskah. Studio Nogotirto bisa dipakai untuk adegan yang tidak butuh latar tertentu.
Kalau terjadi
Yang kami lakukan
Dialog panjang diganti narasi yang direkam terpisah, sehingga pemeran cukup bergerak dan bereaksi. Pembacaan naskah sebelum hari syuting juga membantu.
Kalau terjadi
Yang kami lakukan
Survei menyiapkan lokasi kedua dengan suasana serupa. Izin tempat sudah diurus beberapa hari sebelum syuting.
Kalau terjadi
Yang kami lakukan
Audio engineer merekam ulang dialog penting di tempat tenang, atau baris tersebut diganti narasi di tahap sunting.
Kalau terjadi
Yang kami lakukan
Tim membawa badan kamera dan baterai cadangan, dan daftar shot diurutkan agar adegan penting selesai lebih dulu.
Kalau terjadi
Yang kami lakukan
Perubahan kecil ditangani lewat sunting ulang dan narasi. Perubahan besar dibicarakan ulang karena bisa butuh syuting tambahan, dan itu sebabnya naskah disetujui lebih dulu.
Hasil yang diterima
Film utama dan turunannya disiapkan untuk tempat tayangnya masing-masing, jadi kamu tinggal mengunggah tanpa memotong sendiri.
Versi terpanjang cerita dalam MP4 berkodek H.264, yang ringan diunggah dan diputar di hampir semua platform dan perangkat.
Film yang dibingkai ulang untuk layar ponsel tegak: wajah tokoh dijaga di tengah, dan teks diletakkan jauh dari tombol suka dan komentar.
Mulai paket Standard, bagian terkuat cerita dipotong menjadi video pendek untuk memancing penonton ke film utama.
Naskah yang dipakai di hari syuting, berguna untuk takarir, siaran pers, atau cerita lanjutan di kemudian hari.
| Kegunaan | Format | Rasio | Waktu serah |
|---|---|---|---|
| Reels, TikTok, Story | MP4 H.264 | 9:16 (1080 x 1920) | 5-7 hari kerja (Basic) |
| Feed Instagram potret | MP4 H.264 | 4:5 (1080 x 1350) | Bersama film utama |
| Feed persegi dan iklan | MP4 H.264 | 1:1 (1080 x 1080) | Bersama film utama |
| YouTube, layar acara, presentasi | MP4 H.264 | 16:9 (1920 x 1080 atau 3840 x 2160) | 7-10 hari kerja (Standard), 14 hari (Premium) |
| Kampanye paket Eksklusif | MP4 H.264, rangkaian potongan | 16:9, 9:16, 4:5, 1:1 | 3-4 minggu |
Waktu serah adalah perkiraan umum dan dipastikan saat booking.
Kenalan dengan crew
Sebagian besar orang yang tampil di bawah tinggal dan bekerja di Yogyakarta, dan beberapa lainnya bergabung dari kota lain. Mereka terbiasa membingkai orang, merekam momen yang tidak bisa diulang, dan membaca cahaya di luar ruang, keterampilan yang sama dipakai saat cerita pendekmu direkam.
Huda
Yogyakarta
VideoKonser
Ajikkkk
Yogyakarta
Video
Afsans
Yogyakarta
EventVideo
Bintang
Yogyakarta
VideoEvent
Gelar
Yogyakarta
EventVideo
Kaifa
Yogyakarta
ProdukVideo
Khsnh30
Yogyakarta
VideoEvent
Rama
Yogyakarta
ProdukVideo
Usman
Blora
WeddingVideo
Emma
Jakarta Timur
VideoMakanan
Nazlaakh
Bandung
ProdukVideo
FAQ
Jawaban untuk hal yang perlu kamu ketahui sebelum menulis cerita pertama bersama kami.
Biayanya naik seiring panjang cerita dan besar tim, dan tabel paket di atas memuat angka tiap tingkat. Yang paling menggeser angka di dalam satu tingkat adalah jarak lokasi, siapa pemerannya, dan berapa potongan iklan yang kamu perlukan.
Tidak perlu. Cukup ceritakan produkmu, siapa pembelinya, dan apa yang ingin mereka rasakan. Writer/director akan menawarkan beberapa sudut cerita untuk kamu pilih.
Umumnya dua sampai tiga minggu untuk Basic dan Standard, dan empat sampai enam minggu untuk Premium dan Eksklusif, dihitung dari obrolan pertama. Waktu pastinya dikonfirmasi saat booking karena bergantung pada kecepatan persetujuan naskah.
Bisa, dan sering hasilnya lebih jujur. Untuk pemeran yang belum biasa di depan kamera, naskah ditulis dengan sedikit dialog dan lebih banyak narasi. Aktor dan talent dari tim tersedia mulai paket Premium.
Bisa. Kotagede dekat dari pusat kota, Kasongan dan Parangtritis ada di Bantul, dan perjalanan ke sana kami masukkan ke jadwal syuting. Tempat yang memerlukan izin kami urus sebelum hari rekam.
Umumnya satu putaran revisi sunting untuk Basic, dua untuk Standard dan Premium, dan tiga untuk Eksklusif, dikonfirmasi saat booking. Revisi cerita paling murah dilakukan di tahap naskah.
Musik dipilih dari sumber berlisensi. Beri tahu kami sejak awal bila video akan dipakai untuk iklan berbayar atau ditayangkan di acara, supaya lisensinya sesuai.
Adegan luar dipindah ke jam cadangan atau ke versi dalam ruang yang sudah disiapkan di naskah. Studio Nogotirto di Sleman bisa menjadi tempat pengganti untuk adegan yang tidak terikat latar.
Standard menghasilkan cerita 60-90 detik dengan narasi dan pemeran dari pihakmu. Premium membawa dua aktor, audio engineer untuk dialog langsung, dan motion designer, untuk film 2-3 menit.
9 pertanyaan dijawab di halaman ini.
Booking
Tulis produk atau lembaga yang ingin diceritakan, siapa penontonnya, dan di mana video akan tayang. Sebutkan juga tanggal peluncuran bila ada: untuk film 2 menit ke atas, pesan setidaknya empat sampai enam minggu sebelumnya agar naskah, pemeran, dan izin lokasi tidak tergesa-gesa.
Area layanan
Tim berangkat dari Nogotirto, Gamping, dan menjangkau seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.
Malioboro, Tugu, Kotagede, Kraton
Depok, Mlati, Gamping, Pakem, Kalasan
Kasihan, Sewon, Banguntapan, Imogiri
Wates, Pengasih, Sentolo
Wonosari, Playen, Indrayanti
Layanan terkait
Film pendek biasanya menjadi pusat, lalu dilengkapi foto produk, konten harian, atau dokumentasi acara peluncurannya.