Foto produk lifestyle di Jogja adalah pemotretan barang dagangan di tempat nyata, misalnya bengkel gerabah Kasongan, lorong perak Kotagede, atau kedai di sekitar Malioboro, sehingga pembeli melihat barang itu dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Cocok untuk UMKM, brand kerajinan, kuliner, dan fesyen yang butuh materi toko online dan media sosial. Sesi paling ringkas berlangsung tiga jam dengan satu fotografer, mulai Rp 1.500.000.
- Cocok untuk
- UMKM kerajinan, kuliner kemasan, fesyen, perawatan tubuh, dekorasi rumah
- Lokasi
- Studio Nogotirto atau lokasi pilihan di Kota Yogyakarta, Sleman, Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul
- Durasi
- Dari tiga jam hingga tiga-empat hari pemotretan
- Tim
- Satu fotografer sampai tim lima orang lebih dengan stylist dan asisten
- Basis kerja
- Studio sendiri di Nogotirto, Gamping, dekat Ring Road Barat
- Hasil
- Berkas foto siap unggah, versi potongan per kanal
Foto katalog berlatar putih menjawab pertanyaan pembeli tentang bentuk dan warna. Foto lifestyle menjawab pertanyaan yang datang sesudahnya: barang ini cocok di rumah saya, di tangan saya, di meja saya? Jawaban itu lahir dari konteks. Sebuah piring gerabah terasa lain ketika difoto di samping tungku pembakaran tempat ia dibuat, dan sebuah botol sambal terasa lebih menggoda ketika berdiri di meja kayu warung dengan uap nasi di belakangnya.
Jogja memberi banyak konteks semacam itu dalam jarak tempuh yang wajar. Dari studio kami di Nogotirto, Gamping, perjalanan ke kedai-kedai di sekitar Malioboro atau ke Kasongan di Bantul masih masuk hitungan setengah jam sampai sejam, tergantung lalu lintas. Karena itu satu hari kerja bisa memuat dua suasana yang berbeda, misalnya meja studio untuk foto detail di pagi hari lalu satu lokasi luar ruang menjelang sore.
Pekerjaannya dimulai jauh sebelum kamera diangkat. Kami menanyakan siapa pembeli Anda, di mana foto akan tayang, dan suasana apa yang ingin Anda tawarkan. Dari situ kami mengusulkan lokasi, properti pendukung, dan susunan frame yang sesuai. Hasilnya berupa berkas siap unggah untuk marketplace, feed, dan iklan, dengan beberapa versi potongan untuk tiap kanal.
Lokasi dipilih dari cerita barangnya
Gerabah ke Kasongan, perak ke Kotagede, minuman ke kedai kota. Kami mencocokkan latar dengan asal-usul dan pemakai barang.
Studio sendiri sebagai jangkar
Foto detail dan varian warna bisa dikerjakan di Nogotirto tanpa bergantung cuaca, lalu dilanjutkan di luar.
Styling ikut dihitung
Mulai kelas harian, seorang stylist menata properti, kain, dan tangan model supaya frame terasa hidup.