Video pernikahan Bandung dari Fotofusi merekam hari nikah Anda sebagai film bersuara: ijab kabul yang terdengar jelas, prosesi Sunda seperti saweran dan huap lingkung, lalu suasana resepsi. Liputannya dikerjakan videografer Bandung, mulai enam jam sampai dua hari bila siraman dan ngeuyeuk seureuh ikut direkam, dengan harga mulai Rp 6.500.000.
- Lama liputan
- 6 jam sampai 2 hari
- Tim di lapangan
- 1 sampai 3 videografer, drone di dua paket teratas
- Berkas film
- MP4 H.264, lebar 16:9 sampai 4K
- Bulan paling padat
- Mei-Juni dan September-Desember
- Wilayah liputan
- Bandung Raya, termasuk Lembang, Cimahi dan Jatinangor
Foto menyimpan wajah, sementara video menyimpan suara, dan di pernikahan Sunda suara itulah yang paling cepat hilang dari ingatan. Kidung yang dilantunkan juru sawer, tawar-menawar berbalas pantun di depan pintu, tangis kecil ibu ketika melepas anaknya dalam ngecagkeun aisan, semuanya terjadi sekali dan tidak bisa diulang untuk kamera. Karena itu perhatian pertama videografer di hari Anda ada pada mikrofon: satu klip di kerah penghulu atau mempelai pria saat akad, satu perekam di dekat juru sawer, dan kamera yang ditempatkan cukup dekat tanpa menghalangi keluarga.
Pernikahan di Bandung jarang berdiri di satu adat saja. Banyak pasangan menggabungkan tata cara Sunda dengan Jawa karena salah satu keluarga berasal dari Jogja atau Solo, ada juga yang memadukan sangjit dan teapai dari keluarga Tionghoa Bandung dengan resepsi modern. Susunan acara seperti ini menentukan berapa jam liputan yang Anda butuhkan, berapa kamera yang harus hidup bersamaan, dan apakah hari sebelumnya perlu ikut direkam.
Jarak juga ikut menentukan. Akad di rumah keluarga di Buah Batu lalu resepsi di gedung kawasan Pasteur masih bisa ditempuh dalam satu pagi, sedangkan resepsi taman di Lembang pada akhir pekan berarti berbagi jalan dengan wisatawan yang naik ke utara. Videografer yang paham jalur ini biasanya berangkat lebih awal dan menyiapkan kamera kedua di lokasi resepsi sebelum rombongan pengantin tiba.
Audio lebih dulu
Ijab kabul, kidung sawer dan dialog buka pintu direkam dengan mikrofon terpisah supaya kata-katanya tetap bisa dipahami.
Mengikuti adat keluarga
Rangkaian Sunda penuh, lintas adat Sunda-Jawa, atau akad sederhana disusun bersama sebelum hari H.
Dua hari bila perlu
Siraman dan ngeuyeuk seureuh pada H-1 bisa masuk liputan tanpa memotong jatah hari akad.